Jumat, 27 Mei 2022

Teropong Merapi


Menuju Yogya menjelang lebaran 1443 H kami melipir melewati Ketetp Pas. Ini karena waktu masih terlalu pagi untuk tiba di Yogya. Kami berangkat dari Semarang sekitar jam 6 pagi. Dengan kondisi lalu lintas yang tidak macet dan cenderung masih sepi, perkiraan akan tiba di Yogya sekitar jam 9-10. Kami tak bisa segera ke tempat adik, karena kamar di rumah adik sudah penuh. Dan kami mendapat tempat  di hotel berkat bantuan adik ipar, tante Ana.  

Kurang lebih jam 9 kami sampai. Ketetp Pas sekarang sudah menerapkan retribusi terusan berupa karcis parkir dan masuk museum. Sekitar 12k untuk hari minggu dan libur. Untuk pertunjukan film dikenakan karcis tersendiri. Ini karena waktu tayang yang tak bisa setiap saat. Bisa disaksikan di Ketep Volcano Theater


Memasuki museum kita akan disuguhi gambar dan tulisan pengetahuan tentang kegunung apian. Tertuma tentang gunung merapi. Pintu masuk museum dekat mushola dari tempat parkir sisi utara. Kita kan berjalan perlahan naik sambil menikmati gambar dan keterangan yang menyertainya. Ruangan tidak berpendingin udara tetapi sudah terasa sejuk. Ini karena Ketep Pas yang berada dilerang gunung Merbabu ada diketinggian 1200m dpl.

Sampai diatas, ada resto. Keluar dari resto ada ruang terbuka dimana kita bisa melihat, jika cuaca cerah, lima gunung. Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing dan Slamet. Pada salah satu  sudutnya ada teropong untuk melihat lebih jelas puncak Merapi dan sekitarnya. Untuk mengoperasikannya diperlukan koin untuk membuka tabir penutupnya. Harga perkoin 5k. 




Dia bagian atas ini pula kita bisa duduk menikmati udara segar pegunungan. Dan setelah istirahat sejenak, kami turun kembali ke tempat parkir. Kembali ke kendaraan untuk melanjutkan menuju Yogya.


 


Tidak ada komentar: